Beda Visa Dan Paspor Yang Harus Kamu Tahu Sejak Dini

Siapa sih, yang tidak ingin jalan-jalan ke luar negeri? Hal yang satu ini bahkan menjadi impian banyak orang sedari kecil.

Pergi ke luar negeri memang tidak mudah. Selain harus mempersiapkan dana, juga harus mempersiapkan dokumen-dokumen tertetntu agar kita tidak “hilang di negeri orang”.

Berbagai dokumen tersebut diantaranya adalah visa dan paspor. Sudah tahukah kalian akan perbedaan visa dan paspor? Ikuti penjelasan di bawah ini ya!

Perbedaan Mendasar Antara Visa Dan Paspor

Mungkin banyak dari kita yang pernah mendengar tentang visa dan paspor. Kedua jenis dokumen ini memang berbeda.

Visa merupakan dokumen penting yang sangat penting ketika anda pergi ke luar negeri. Visa ini dikeluarkan oleh negara tertentu melalui perwakilan konsulat yang ada di negara pemohon. Tujuan dari pembuatan visa adalah sebagai dokumen perijinan mengunjungi suatu negara.

Bisa dianalogikan seperti ketika kita akan pergi ke suatu gedung, kita terlebih dahulu membuat email perijinan akan pergi ke sana. Tanpa bukti email tersebut, kita tidak akan diperbolehkan nmasuk. Dari contoh tersebut, email berperan seperti visa.

Sederhananya, visa memiliki peran seperti tiket masuk sebuah negara. Bentuknya memang tidak seperti paspor, namun lebih kepada stiker. Stiker visa ditempelkan pada bagian dalam sebuah paspor, dan memiliki identitas pengunjung dari sebuah negara.

Ketika akan mengajukan pembuatan visa, anda harus membuat permohonan kepada pihak terkait. Proses pembuatannya yang lama membuat anda harus mengajukan permohonan visa selama 2 atau 3 bulan sebelum keberangkatan.

Setelah mengetahui definisi dan berbagai hal mengenai visa, saatnya kita mengetahui perbedaan visa dan paspor. Berikut ini penjabarannya :

  1. Institusi penerbit

Perbedaan visa dan paspor yang pertama adalah visa diterbitkan oleh negara tujuan. Sedangkan paspor diterbitkan oleh negara pemohon. Biasanya, paspor akan diterbitkan oleh lembaga imigrasi yang berwenang.

Legal atau tidaknya kunjungan seseroang pada sebuah negara dinyatakan dengan ada atau tidaknya visa. Sudah kita analogikan pada contoh di atas, bahwa visa seperti tanda ijin bagi seeseroang untuk masuk ke dalam sebuah negara.

Adanya paspor merupakan hal yang bisa diusahakan oleh tiap orang, namun masalah visa lain lagi. Negara tujuan berhak menyetujui ataupun menolak permohonan visa dari pemohon.

  1. Masa berlaku dokumen

Perbedaan visa dan paspor yang kedua adalah dari masa berlakunya. Masa berlaku paspor untuk 3 jenis paspor (umum, dinas, maupun diplomatik) adalah sama, yaitu 5 tahun. Sedangkan untuk masa berlaku visa, tergantung dari jenisnya.

Short-stay visa memiliki masa berlaku 15 hingga 30 hari.biasanya, visa jenis ini berlaku untuk masa kunjungan keluar negeri untuk keperluan bsinis maupun wisata.

Student visa merupakan visa yang diberikan kepada para pelajar maupun mahasiswa yang belajar di luar negeri. Mereka harus kembali ke negeri asal mereka setelah masa studi selesai.

Temporary-worker visa diberikan kepada para pekerja yang sedang bekerja ke luar negeri. Sama halnya dengan student visa, para pekerja tersebut harus segera kembali ke negara asal.

  1. Biaya pembuatan

Paspor berbetuk sebuah buku dengan identitas lengkap pemohon serta beberapa halaman kosong di baliknya. Untuk dapat memiliki sebuah visa, anda terlabih dahulu harus membuat paspor. Biaya pembuatan sebuah paspor dibanderol harga sekitar Rp 155.000 hingga Rp 355.000. sedangkan untuk biaya pembuatan visa, tergantung dari negara tujuan.

Setelah megnetahui berbagai perbedaan visa dan paspor seperti di atas, sudah pahamkah kamu mengenai hal itu? Jangan sampai salah ya, karena kedua dokumen tersebut sangat diperlukan untuk bisa pergi ke luar negeri.